sebuah kisah yang patut di renungkan

Posted: 19 April 2011 in Perlu Anda Tau!!!

Seorang ibu terduduk dikursi rodanya, suatu sore di tepi danau ditemani anaknya yang sudah kaya, mapan, dan berkeluarga bahagia.

Sang Ibu bertanya kepada sang anak.
Ibu : “itu burung apa yang berdiri disana?”
Anak : (menjawab dengan sopan) “bangau,mama!”.
Tak lama kemudian sang ibu bertanya lagi kepada sang anak.
Ibu : “Itu yang warna putih burung apa?”
Anak : (sedikit agak kesal anaknya menjawab) “ya bangau,ma!”.
Kemudian ibunya kembali bertanya kepada sang anak.
Ibu : “lantas itu burung apa?” (Sambil menunjuk burung bangau tadi yang sedang terbang)
Anak : (dengan nada kesal sang anak menjawab) “ya bangau kan sama saja,ma!”.

Air menetes dari sudut mata sang ibu sambil berkata pelan.
Ibu : ” Dulu 38 tahun yang lalu aku memangkumu dan menjawab pertanyaan yang sama untukmu sebanyak 10 kali,sedangkan saat ini aku hanya bertanya 3 kali tapi kamu membentakku 2 kali”.

Sang anak terdiam dan memeluk ibunya erat-erat.
Pernahkah kita memikirkan apa yang telah diajarkan oleh seorang ibu kepada kita? Sayangilah ibu mu dengan ikhlas. Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati ibu mu.

Sedikit pertanyaan buat anda semuanya.

1. Pernahkah kita ngomeli ibu?
Jawab : pernah
2. Pernahkah kita cuekin omongan. ibu?
Jawab : pernah
3. Pernahkah kita mikir apa yang ibu pikirkan tentang kita?
Jawab : nggak!
4. Apa sebenarnya yang beliau pikirkan?
Jawab : Takut.
– takut gak bisa lihat kita senyum, nangis atau ketawa lagi.
– takut gak bisa ngajar/kasih nasehat ke kita lagi.

Semuanya itu karena waktu beliau singkat. Saat ibu/ayah menutup mata, gak akan ada lagi yang cerewetin kamu,ingetin kamu kalo kamu salah, nasehati kamu kalo kamu burut nasehat dari beliau.

Saat orang tua kita sudah terbungkus kain kafan dan kita disampingnya sambil menangis manggil-mangil dia, apa dia balas panggilan kita?
Dia hanya terdiam,terbujur kaku.

Tapi bayangannya dia tetap disamping kita dan berkata : anakku sayang, jangan nangis ya. Mama/papa masih disini. Mama/papa masih sayang kamu.

Semoga apa yang aku tulis ini bisa menyadarkan kita akan kasih sayang orang tua kita,dan seorang anak pasti mempunyai kesalahan meskipun sangat kecil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s